NL Alumni Berbagi Tips dan Trik Motivation Statement

Publication date: 2021-02-04 15:39

 

Menulis motivation statement merupakan salah satu prasyarat penting bagi para pemburu beasiswa dan peminat studi di luar negeri. Baik buruknya motivation statement akan juga mempengaruhi diterima atau tidaknya seseorang untuk melanjutkan studi di luar negeri. Lantas, apa sebenarnya motivation statement itu dan bagaimana cara menulis motivation statement yang baik?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, dalam rangkaian acara Holland Scholarship Days 2021 NL Alumni  memberikan tips dan trik  dalam sesin “How To Write A Good Motivation Statement!” yang diselenggarakan pada Jum’at 22 Januari 2021 melalui platform Zoom Webinar. Dua alumni Belanda menjadi fasilitator di sesi ini adalah Mila Muthia (Moderator) alumnus Vrije Universiteit Amsterdam, penerima beasiswa Holland Scholarship dan Novita Putri Rudiany (Pemateri, alumnus University of Groningen The Netherlands yang menyampaikan pengalamannya menulis motivation statement untuk studi di Belanda kepada peserta dalam sesi webinar yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam.  

Di awal sesi, Novita menjelaskan, bahwa motivation statement atau yang juga biasa disebut motivation letter adalah sebuah tulisan berupa esai dengan panjang kata sekitar 500, yang berisi tentang gambaran singkat mengenai profil diri dimulai dari tujuan hidup, latar belakang pendidikan, potensi yang dimiliki, serta harapan yang diinginkan saat dan setelah melanjutkan studi.

Menurut Novita, motivation statement yang baik disarankan memenuhi 3 unsur struktur penting yaitu introduction (pembukaan), body (bagian isi), dan conclusion (penutup.) Lebih jauh lagi, Novita juga menambahkan struktur tulisan tersebut juga harus berisikan 5 hal penting agar menghasilkan sebuah motivation statement yang menarik dan powerful. 

1. Academic Interests

Di kerangka tulisan ini, perlu dijelaskan secara jelas apa saja yang menjadi minat akademis  yang juga harus disesuaikan dengan signifikan, kompeten, serta konsiderasi diri. Sederhanya adalah untuk menjawab: Apa yang menjadi tujuan saat belajar di Belanda?

2. Reason of choice

Di bagian ini perlu dipertegas alasan yang mendasari untuk mendaftar  dan memilih universitas yang dituju serta  mendaftar beasiswa. 

Penjelasan ini sebaiknya apa adanya, singkat, padat dan jelas, tidak diperkenankan untuk berlebihan. Sebagai contoh, apa yang mendasari untuk memilih negara Belanda dibandingkan negara yang lain. 

3. Experience is the related interests

Di bagian paragraf ini kaitkan pengalaman hidup maupun hobi yang sesuai dengan peminatan jurusan studi yang diminati. Tidak disarankan untuk menulis semua pengalaman hidup,  cukup tuliskan mana saja pengalaman  yang relevan dan sesuai dengan bidang studi dan kompetensi beasiswa yang dipilih. 

4. Goals

Catat satu hal penting yang berupa tujuan (goal) apa alasan memilih mendaftar di kampus dan bidang studi yang dituju, serta sebutkan alasan mengapa layak untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Dalam paragraf ini, ceritakan hal apa saja yang akan dilakukan setelah lulus dari universitas tersebut, atau setelah mendapatkan beasiswa tersebut serta  kontribusi positif apa yang bisa diberikan kepada masyarakat. 

5. Why you deserve the position

Sebagai penutup, tuiskan sebuah pernyataan penguat, bahwa Anda adalah sosok yang layak untuk berkuliah di bidang studi yang dipilih atau mendapatkan beasiswa yang sedang  didaftar, untuk memantapkan konsiderasi  tim seleksi untuk memilih. 

Di akhir sesi, Novita juga berpesan agar menulis motivation statement  sesuai dengan keadaan yang ada apa  dan hindari memanipulasi keadaan serta melakukan tindakan plagiarisme.  Novita juga mengingatkan pentingnya meminta bantuan orang lain untuk proof-read (memeriksa dan memberi masukan atas motivation letter yang sudah kita tulis), agar menghasilkan karya tulisan yang lebih optimal.

Diperbaharuai terakhir 2021-02-04 15:39