PODCAST: Our People Abroad, Episode 7: Indonesia

Publication date: 2020-05-07 16:00
diberkaskan dalam:

Apa yang membuat hubungan antara Indonesia dan Belanda begitu kuat dan bertahan lama? Menurut Peter van Tuijl selaku director Nufic Neso Indonesia, hubungan 'ada di masyarakat'

Ketika Dutch Royal couple tiba di Indonesia dalam rangka kunjungan kenegaraan pada bulan Maret 2020, pasangan ini disambut oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi. Pada saat itu larangan berjabat tangan sedang digalakkan namun hal ini merupakan salah satu contoh hubungan yang bertahan lama antara kedua negara: Dulu Marsudi menuntut ilmu di Belanda, dan merupakan Duta Besar untuk Belanda, dan masih menjadi anggota Holland Alumni Network.

Menurut Peter van Tuijl, Direktur Nuffic Neso Indonesia, ini menunjukkan bahwa jaringan alumni belanda (Holland Alumni Network) bukan saja tentang pertemuan informal di mana orang-orang mengingat kembali waktu mereka di Belanda, seperti yang sering digambarkan. "Holland Alumni Network adalah jaringan yang sangat efektif yang membantu Anda menyelesaikan sesuatu", katanya kepada wartawan Mike Cooper dalam episode ketujuh dari seri podcast Nuffic Our People Abroad. "Ini tentang hubungan antara kedua negara hari ini, dan di masa depan."

Dalam podcast, Van Tuijl membahas ikatan khusus ini, serta pentingnya memperkuat kolaborasi pendidikan dan ilmiah. “Tentu saja, tidak ada negara di luar EU di mana institusi pendidikan tinggi Belanda terlibat sebanyak Indonesia.”

Sementara internasionalisasi universitas-universitas Indonesia sedang 'lepas landas', kata Van Tuijl, kantor Neso memiliki peranan penting dalam mendukung sektor pengetahuan Belanda memperkuat ikatannya dengan Indonesia, dan kawasan. "Indonesia adalah batu loncatan ke Asia Tenggara."

Dengar podcast disini. 


Sumber: https://www.nuffic.nl/en/longreads/podcast-our-people-abroad-episode-7-indonesia/

 

 

 

 

Diperbaharuai terakhir 2020-05-15 04:57